Kerbau Curian Lompat, Maling Ternak Ditangkap, Beraksi Pakai Setrum dan Panah Beracun


liputansekarang Aksi tiga maling kerbau di Kampung Tempel, Nagori Parasmian, Kecamatan Dolok Silau, Simalungun, gagal setelah dikepung warga. Dua orang di antaranya kabur di kegelapan malam. Seorang lagi dibekuk warga yang terlebih dulu memblokir jalan.

Peristiwa ini terjadi Selasa (23/8), dini hari sekira pukul 03.15 WIB. Menurut keterangan beberapa warga, ketiganya beraksi di kandang kerbau milik Lida boru Simbolon, di Dusun Kampung Tempel.

Di sana, mereka berhasil menggondol seekor kerbau milik korban dan menaikkannya ke mobil pick up Mitsubishi L-300 BK 9288 CL, yang sudah dipersiapkan. Agar hewan ternak itu tidak liar dan meronta-ronta selama di perjalanan, pelaku kemudian menyetrum hidungnya hingga membuat kerbau pingsan.

Nah, setelah kerbau tak berdaya, mobil pick-up itu kemudian ditutupi terpal biru. Selanjutnya, para pelaku tancap gas membawa hasil curian.

Namun aksi mereka tak berjalan mulus. Sekitar 500 meter mobil berjalan atau tepatnya di Simpang Perladangan Bandar Nagori Perasmian, kerbau kembali sadar dan meronta-ronta, hingga akhirnya melompat dari mobil.


Di saat yang bersamaan, seorang pengendara sepedamotor yang sedang melaju dari arah berlawanan melihat kejadian itu dan melaporkannya ke Polsek setempat.

Ia adalah Joko, warga Saranpadang yang sedang berboncengan dengan temannya. Saat itu, Joko yang berprofesi sebagai pedagang hendak pulang ke kediamannya.

Setibanya di Simpang Perladangan Bandar Nagori Perasmian, awalnya Joko kaget melihat mobil pick up L-300 melaju kencang dengan lampu padam. Mobil itu datang dari arah berlawanan.

Tak lama kemudian, Joko dan rekannya melihat seekor kerbau melompat dari atas mobil tersebut. Meski begitu, mobil tetap melaju kencang, tanpa peduli seekor kerbau melompat dan tersungkur di jalan.

“Kami sangat terkejut. Awalnya kami lihat mobil melaju kencang dengan lampu padam. Selanjutnya, seekor kerbau melompat dari gerobak mobil itu. Yang anehnya, mobil itu justru melaju semakin kencang,” kata Joko, saat diwawancarai METRO SIANTAR di Mapolsek Dolok Silau, kemarin.

Melihat kejadian itu, Joko dan rekannya curiga melihat kawanan yang mengemudikan mobil adalah maling ternak. Ia pun bergegas melaporkan apa yang dilihatnya ke kantor polisi terdekat

Editor : Bella-Nasution
Sumber : Manis
Share on Google Plus

About Unknown

0 komentar: