Mau memancing ikan, Marjuhan nyaris diterkam buaya


liputansekarang Niat hati akan memancing ika, namun Marjuhan (30) warga Parit 13 Desa teluk Dalam, Kecamatan Kuidra, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau, malah mendapati buaya yang menyangkut di mata kail pancingnya,  Bukan hal yang tabu, di daerah tersebut memang dikenal sebagai habitat buaya.

"Saat itu korban sedang duduk memancing dan saat akan memasang umpan di Ujung Jembatan Pinggiran Sungai Parit 13, Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuindra, tiba-tiba seekor buaya sepanjang dua meter, langsung menerkam Marjuhan hingga dirinya terjatuh ke belakang arah tepi sungai," ujar Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung kepada merdeka.com.

Namun Marjuhan bernasib beruntung, buaya tersebut tak sempat menyentuh seluruh tubuhnya. Meskipun dia terpental, luka di tubuhnya hanya sedikit lecet akibat terkena cakaran buaya tersebut.

"Korban hanya mengalami sedikit luka lecet," katanya.

Tak ingin menjadi korban terkaman buaya, Marjuhan berhasil bangkit sambil langsung berlari secepatnya meninggalkan hewan melata tersebut. Marjuhan hanya mengalami luka lecet dan memar di bahu kanannya akibat gigitan buaya itu.

BACA JUGA INI : Ikan Lele satu meter di selokan hebohkan warga di Denpasar

Marjuhan pun tak ingin berurusan dengan hewan berkulit tebal tersebut, dia pun berlari sekencang-kencangnya menuju ke rumahnya yang tak jauh dari sungai. Setelah sampai di kediaamannya, Marjuhan menceritakan apa yang dilaminya kepada sang istri, Aisyah (30).

"Pagi harinya, sekitar pukul 08.00 WIB, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuidra," kata Dolifar.

Polisi yang mendapat laporan korban, bersama anggora Koramil setempat lalu melakukan pengecekan dan meminta kepada warga sekitar agar berhati-hati dan waspada terhadap keberadaan buaya di sungai itu.
"Petugas di lapangan sudah mengingatkan kepada warga sekitar untuk menjaga anak-anaknya supaya tidak bermain dan mandi serta memancing di pinggiran sungai, terlebih pada saat air dalam keadaan pasang," pungkas perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 itu.

Editor : Bella-Nasution
Sumber : Manis
Share on Google Plus

About Unknown

0 komentar: