Liputan- Sekarang - Kecelakaan maut merenggut nyawa pasangan pelajar asal Siantar. Keduanya adalah, M Riski Pratama (17) dan Rizky Diah Pratiwi (17). Keduanya tewas di waktu berbeda setelah kreta yang mereka tumpangi dihantam bus penumpang.
Peristiwa terjadi di Jalan Lintas Sumatera Siantar-Medan Km 63-64, Dusun IV, Desa Pon, Sei Bamban, Serdang Bedagai,
Saat itu M Riski Pratama yang berstatus pelajar kelas XII MAN Pematangsiantar dan beralamat di Jalan Jawa Gang Ganefo, Siantar Barat ini berboncengan dengan Rizky Diah Pratiwi. Remaja wanita ini diketahui merupakan pelajar SMKN 1 dan tinggal di kawasan Batu Lima Kecamatan Panombean Panei, Simalungun. Keduanya menunggangi sepedamotor Honda Verza BK 2385 WAC dan melaju dari Siantar menuju Medan. Menurut informasi, keduanya hendak berwisata ke pantai Bali Lestari di kawasan Pantai Cermin, Serdang Bedagai.
Setibanya di lokasi, dari arah berlawanan satu unit bus penumpang melaju kencang dan hendak menyalip truk yang ada di depannya. Diduga supir kurang hati-hati dan mengambil jalur terlalu ke kanan, akhirnya bus berplat BK 7719 LC itu menyenggol sepedamotor yang ditunggangi keduanya.
Kasatlantas Polres Sergai AKP S Siagian yang dikonfirmasi koran ini, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengungkapkan, peristiwa terjadi sekira pukul 13.00 WIB.
“Bus itu melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Menurut saksi, bus hendak mendahului truk di depannya. Meski ada sepedamotor yang dikenderai korban, sopir bus tetap nekat. Alhasil, keduanya bersenggolan,” ujarnya.
Akibat kejadian, kedua korban tercampak, M Riski langsung dilarikan warga ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia. Sementara Rizki mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RSU Melati, Desa Pon. Namun saat hendak dirujuk ke rumah sakit yang ada di Kota Siantar, Rizky pun menghembuskan nafas terakhirnya.
Kemarin rumah duka M Riski di Jalan Jawa Gang Ganefo masih terlihat ramai. Beberapa temannya tampak berkumpul di pekarangan rumah.
Akbar (17), Asaroha (17) dan Isna (17), teman sekolah korban mengaku kehilangan seorang teman yang ramah. “Korban ini anaknya ramah, semua ditemaninya. Orangnya fleksibel dan pintar di sekolah. Korban sekolah di MAN Jalan Singosari kelas XII, jurusan IPS,” ujar Akbar diamini Asaroha dan Isna.
Penulis : Aktif Informasi , Bellanasution
Sumber Wawasan Sebelah : beritafenomenal1.blogspot.co.id



0 komentar:
Posting Komentar