Pria Yang Menganggap Dirinya Tampan Dan Mapan.


Liputan- Sekarang - Dialah seorang pria yang terlahir tampan di sebuah desa di pinggiran jalan sebuah kota kecil, nama panggilannya Wardana (potongan nama aslinya).hehe dari kecil dia di lahirkan dan di besarkan dengan wajah yang begitu tampan sampai akhirnya beranjak remaja dan bersekolah di sebuah sekolah menegah kejuruan favorit di kotanya.. otaknya yang cerdas di sertai wajahnya yang tampan pun banyak mengundang perhatian dan ketertarikan wanita di sekiarnya bahkan pria pun jua ada yang menyukainya terlebih wardana adalah seorang Gitaris dan anak Band di sekolahnya , wardana pun sangat menyadari bahwa dirinya sangatlah tampan…

Kemudian pada suatu ketika wardana jatuh cinta pada seorang gadis bernama Gieza, Gieza adalah seorang gadis yang cantik bahkan pintar Gieza juga sangat berbakat mulai dari menari, vocal grup, bahkan Gieza pun juga ikut serta dengan berbagai organisasi sekolah seperti Pramuka dan Osis, semua itu membuat wardana semakin tertarik dan jatuh hati kepada Gieza. Demi mendapatkan cinta Gieza, wardana mau melakukan apa saja termasuk ikut Pramuka dan organisasi Osis, karna menurut wardana untuk menaklukan gadis cerdas dan hebat seperti Gieza, tidak hanya bisa bermodal tampan, lalu kemudian di saat wardana ikut pramuka dalam Organisasi Osis atau pun pada saat berkemah, wardana selalu berusaha untuk mencuri perhatian dan PDKT padaGieza.

Pada suatu har,i pada saat ada acara perkemahan pramuka sekolahnya di sebuah hutan belantara di daerahnya, dalam acara perkemahan itu wardana selalu berusaha PDKT dengan Gieza, kemudian pada saat Gieza sedang memasak lalu wardana mendekatinya dan mengajaknya biacara, ”hai Gieza lagi ngpain????.” Tanya Wardana “kamu liatkan aku lagi masak, punya mata gak kamu!.” Jawab Gieza,
“aaah kamu ini.., galak banget sih…” sahut wardana.. Kemudian wardana di tinggalkan oleh Gieza karna Gieza Bosan dengan rayuan-rayuan maut dari wardana.. dan pada suatu ketika Gieza sedang ingin mengambil air di sungai dekat areal perkemahan, wardana pun mengikuti Gieza ke sungai itu dan Gieza melihat kebelakangnya dan Berkata, “hai kamu pria sok tampan, ngapain kamu mngikuti gaya aku!!…”.


Lalu wardana menjawab, “aku mengikuti mu untuk memastikan kamu baik-baik saja dan ingin menjaga kamu dari bahaya, karna kita ini sedang berada di hutan Za…”.Jawab wardana
Lalu Gieza pun berucap, “aku tak butuh bantuan mu, aku bisa menjaga diriku sendiri, aku gadis mandiri dan tidak cengeng..!”.. Lalu tiba-tiba beberapa ekor anjing liar muncul dan datang berlari kearah Gieza seakan-akan mau menyerang Gieza, akhirnya Gieza berteriak, “tolooong…!”, Kemuadian dengan gagah beraninya wardana maju kedepan dan melindungi Gieza, wardana yang di bekali kakeknya Ilmu silat dan Ilmu kanuragan yang Ia miliki, Ia pun tak gentar menghadapi beberapa ekor anjing hutan yang buas, namun, wardana tidak menggunakan kesaktian Ilmu silat atau Ilmu kanuragan yang Ia miliki, namun wardana menggunakan ketampanannya yang luar biasa itu untuk mengusir Anjing-anjing hutan tersebut, dan dengan sedikit senyum dan tebar pesona wardana dapat memncarkan Aura ketampanannya yang begitu dahsyat sehingga membuat Anjing2 hutan itu berhenti berlari ke arahnya dan kagum kemudian akhirnya anjing-anjing itu pun lari karna tak tahan melihat cahaya ketampanan dari wajah wardana

Kemudian seelah kejadian itu Gieza akhirnya tidak lagi bersikap dingin kepada wardana, Gieza dan wardana pun mulai sering berbincang-bincang tentang layaknya teman akrab meraka membicarakan soal pelajaran, organisasi, acara2, seni, bahkan hal-hal yg kurang penting sekalipun di bicarakan…
Kemudian pada Hari terakhir berkemah wardana tak kuat lagi membendung perasaannya pada Gieza, pada saat selesai upacara dan baris-berbaris lalu wardana dengan segenap kepercayaan diri dan keberaniannya untuk mendekati giza yang sedang duduk santai di muka tenda perkemahan di depan peserta perkemahaan lainya dan berkata, “Gieza.., aku ingin jujur dengan perasaan ku padamu selama ini”. Lalu Gieza menjawab, “Ia lalu kenapa Dana ??”Tanya Gieza… lalu dengan yakin wardana maen jawab, “Sejujurnya selama ini aku menyukaimu Za, aku gila padamu, meskipun beribu-ribu gadis menyukaiku dan ingin jadi kekasihku, namun hanya kau yang ku mau…,” lalu dengan wajah agak kecewa Gieza berkata, “ ma’afkan aku Dana aku tak bisa, aku hanya menggagp kau sebagai teman, meskipun kau tampan bagai Artis Dimas Andrean bahkan kamu lebih tampan dari…. aku tetap tak bisa, aku belum mau ingin pacaran aku masih ingin kosentrasi sekolah, ma’afkan aku Wardana,”.. lalu wardana menjawab, “aku rela apapun demi kamu Giez, kalau begitu ke inginanmu AKU RELA TAPI PASRAH dengan semua keputusan mu”

Sumber : Manis 
Share on Google Plus

About Unknown

0 komentar: