Usung Agus, SBY ingin ulang sejarah saat kalahkan Megawati?


Liputansekarang- Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memang dikenal sebagai ahli strategi ulung. Pencapaian tertingginya adalah ketika terpilih menjadi Presiden lewat Pemilu pada tahun 2004.

Pilpres 2004 diselenggarakan dalam 2 putaran, dan dimenangkan oleh pasangan SBY yang saat itu berpasangan dengan Muhammad Jusuf Kalla. Di putaran pertama ada lima pasangan yang bertarung.

Pemilu putaran pertama (diselenggarakan pada tanggal 5 Juli 2004) diikuti oleh pasangan calon Wiranto-Salahuddin Wahid, Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, Susilo Bambang Yudhoyono-Muhammad Jusuf Kalla dan Hamzah Haz-Agum Gumelar.

Karena tidak ada satu pasangan yang memperoleh suara lebih dari 50 persen, maka diselenggarakan pemilihan putaran kedua yang diikuti oleh 2 pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua, yakni SBY-JK dan Mega-Hasyim. Dalam putaran kedua itu Mega-Hasyim mendapat 39,38 persen suara dan SBY-JK 60,62 persen.

Kesuksesan inilah yang ingin kembali dicapai SBY di Pilgub DKI dengan mengusung putra sulung Agus Harimurti Yudhoyono berpasangan dengan Sylviana Murni.

Menurut mantan Ketua DPR Marzuki Alie, pertarungan Pilgub DKI mendatang hampir mirip dengan Pilpres 2004 lalu. Saat itu elektabilitas Megawati paling tinggi di antara semua nama yang ada. Ada pun SBY masih berada di bawah 10 persen. Namun SBY bisa membalikkan keadaan.
Share on Google Plus

About Unknown

0 komentar: